Perjalanan Kak Zulfa Menjadi Caregiver di Jepang

Perjalanan Kak Zulfa Menjadi Caregiver di Jepang

Profil Kak Zulfa Kak Zulfa Amalia

biasa dipanggil Kak Zulda, Kak Zulfa berasal dari Depok, Jawa Barat. Kak Zulfa merupakan salah satu peserta dari program persiapan tokutei ginou untuk pemula AyoTG by Human Mandiri Indonesia bidang Caregiver.

Perjalanan Kak Zulfa bermula dari pengisian form di website Human Mandiri Indonesia pada tanggal 25 April 2024, mengikuti seminar pada tanggal 26 April 2024 yang dilanjutkan dengan mengikuti tes asesmen, walk-in interview langsung ke kantor Human Mandiri Indonesia pada tanggal 21 Mei 2024.

Kak Zulfa Saat Mengikuti Walk-In Interview

Kak Zulfa Saat Mengikuti Walk-In Interview (sumber: dokumentasi AyoTG)
(sumber: dokumentasi AyoTG)

Kak Zulfa resmi menjadi peserta ketika masuk di kelas P7 pada tanggal 11 Juni 2024. Sebelum kak Zulfa mengikuti tes JFT, kak Zulfa telah terlebih dahulu lulus tes SSW bahasa Indonesia pada 18 Desember 2024 dan lulus JFT A2 23 Desember 2024. Sertifikat kak Zulfa lengkap pada saat kak Zulfa lulus ujian SSW bahasa Jepang pada 12 Januari 2025.
Setelah pemantapan persiapan interview, kak Zulfa akhirnya mengikuti interview perusahaan pada tanggal 15 April 2025 yang didahului dengan interview TSK pada tanggal 3 April 2025. Kak Zulfa dinyatakan lulus interview dengan perusahaan. Setelah pengurusan dokumen sambil belajar di kelas kaiwa (re:percakapan), kak Zulfa akhirnya berangkat ke Jepang, tepatnya prefektur Saga, pada tanggal 12 Agustus 2025, untuk selanjutnya menjadi tokutei ginou atau Specified Skilled Worker (pekerja berketrampilan khusus) di bidang Caregiver.

Sebelum keberangkatannya, tim AyoTG yang diwakili oleh MinYo berbincang dengan kak Zulfa di kantor Human Mandiri Indonesia dan melakukan tanya jawab seputar pengalamannya saat menjadi peserta program persiapan tokutei ginou untuk pemula di AyoTG. Yuk simak tanya jawabnya di bawah ini!

Kak Zulfa Saat Datang ke Kantor Human Mandiri Indonesia Sebelum Keberangkatan

Kak Zulfa Saat Datang ke Kantor Human Mandiri Indonesia Sebelum Keberangkatan
(sumber: dokumentasi AyoTG)

MinYo (MY): Apa alasan Kak Zulfa ingin mengikuti Tokutei Ginou?

Kak Zulfa (Z): Karena untuk tokutei ginou itu sebelum kita mensetsu (re:interview) itu kita diharuskan untuk punya keahlian dulu.

MY: Mengapa Kak Zulfa memilih bidang kaigo (caregiver)?

Z: Karena sebelumnya saya pernah punya pengalaman untuk merawat kakek dan nenek di rumah. Lalu, bisa membantu orang lain itu terasa menyenangkan.

MY: Kak Zulfa tahu HMI dari mana dan kenapa akhirnya memutuskan masuk HMI? Z: Saya tahu HMI ini dari saudara saya, karena sebelumnya saudara saya juga terbang lewat HMI, terus (hyperlink ke ) untuk mendaftar karena dapet saran LPK-nya bagus jadi saya masuk ke sini

MY: Ceritain sedikit dong proses kak Zulfa dari masuk pelatihan program AyoTG dari HMI hingga akan berangkat ke Jepang.

Z: Awal mulanya saya masuk HMI itu di pertengahan bulan Juni. Di situ masih fokus untuk belajar Minna no Nihongo 1. Lalu sekitar bulan Oktober itu sudah mulai masuk Minna no Nihongo 2. Kemudian, seminggu setelahnya mulai diikuti pembelajaran SSW itu. Jadi dari sampai siang itu saya belajar Minna no Nihongo, lalu di sore harinya belajar SSW.
Lalu di sekitar bulan Desember, di pertengahan Desember itu saya ikut SSW kaigo (re:caregiver) Bahasa Indonesia. Lalu di akhir Desember-nya ikut JFT A2. Setelah itu di awal Januari tahun berikutnya baru ikut SSW kaigo Bahasa Jepang. Untuk interviewnya itu sekitar bulan April.

Pengalaman Kak Zulfa Belajar di Program Persiapan Tokutei Ginou AyoTG by Human Mandiri Indonesia

MY: Apa hambatan dalam belajar Bahasa Jepang?

Z: Selama proses belajar di HMI itu pasti ada hambatannya. Salah satunya mungkin, untuk kaiwa-nya (re:percakapan) ya. Karena belum terbiasa berbicara pakai Bahasa Jepang awal-awalnya tuh terasa grogi gitu. Tapi lama-kelamaan sering renshuu (re:latihan) bareng temen-temen yang lain, tumbuh rasa kepercayaan diri untuk kaiwa menggunakan Bahasa Jepang.

MY: Apa hal menyenangkan dalam belajar bahasa Jepang?

Z: Yang pertama karena bisa kenal temen baru ya, terus sama-sama belajar dari awal gitu. Jadi, saling latihan belajar kotoba (re:kosakata); menghafal kanji, hiragana dan lainnya itu terasa menyenangkan bareng-bareng sama teman-teman yang lain.

MY: Apa yang paling berkesan saat belajar Bahasa Jepang?

Z: Mungkin yang berkesannya karena dari awal sama sekali belum paham Bahasa Jepang, lambat laun banyak belajar bareng sama teman-teman, diajarin sensei (re:pengajar) juga, jadi merasa bahagia sih, setelah udah bisa Bahasa Jepang. Punya satu skill baru.
MY: Bagaimana cara membagi waktu belajar bahasa dan SSW?

Z: Karena kalau saya dulu kebetulan belajar SSW dan Minna no Nihongo-nya berbarengan. Jadi biasanya kalau untuk dari pagi sampai siang itu focus belajar Minna no Nihongo. Lalu di sorenya sekitar jam 4 sampai jam 5 belajar SSW. Selebihnya mungkin kalua di jam benkyou(re:belajar) malam itu dibagi aja kayak satu jam belajar materi Minna(re:Minna no Nihongo) dan JFT, satu jamnya untuk belajar SSW, kayak gitu. Dan di waktu weekend pun kadang mencoba untuk menghafal kotoba-kotoba baik yang di Minna no Nihongo ataupun kotoba SSW.

MY: Apa hambatan dalam belajar SSW Kaigo?

Z: Kayak ada beberapa kotoba (re:kosakata) SSW, apalagi kaigo kan kotobanya tuh banyak. Banyak menghafal kotoba-kotoba baru itu kadang suka lupa gitu. Apalagi kadang kotobanya mirip-mirip, jadi suka keliru.

MY: Kak Zulfa pernah jadi Student of The Month di bulan Juli 2024. Tipsnya?

Z: Karena pas awal masuk di HMI itu kan di kelas aku kebetulan teman-temannya udah pintar-pintar semua ya Bahasa Jepangnya gitu. Terus awalnya tuh kayak merasa minder bakalan bisa sepintar mereka atau nggak gitu. Tapi akhirnya menumbuhkan untuk semangat belajar gitu. Kayak harus bisa nih sama seperti mereka gitu. Pandai Bahasa Jepangnya. Jadi setiap malam tuh lebih rajin lagi belajarnya dibanding teman-teman yang udah jago, gitu. Sampai akhirnya dipilih untuk jadi Student of the Month, gitu.

※ Saat terpilih menjadi Students of The Month, kak Zulfa melakukan speech di depan sensei dan teman-teman sekelas maupun kelas lain, ini isi speech kak Zulfa kala itu:

先生方、ありがとうございます。日本語はとても難しいです。でもクラスメイトといっしょうに勉強して、あきらめません。これからもっと頑張ります。 どうもありがとうございます。
(Terima kasih kepada para sensei. Bahasa Jepang memang sangat sulit. Tapi karena saya belajar bersama teman-teman sekelas, saya tidak akan menyerah. Mulai sekarang saya akan berusaha lebih keras lagi. Terima kasih banyak.)

MY: Selama mengikuti pembelajaran apakah Kak Zulfa pernah merasakan burn out? Bagaimana cara mengatasinya?

Z: Pasti pernah ya, karena belajar secara berbarengan gitu. Kadang pusing gitu. Tapi biasanya kalau udah merasa capek tuh kayak istirahat sebentar, kayak ngelakuin hal-hal yang aku suka, kayak misalkan refreshing atau baca novel, dengerin music, segala macam gitu. Nanti kalau misalkan mood-nya sudah baik, baru lanjut belajar lagi.

Gambaran Pekerjaan Saat Nanti Kak Zulfa di Jepang

MY: Bagaimana gambaran pekerjaan di Jepang nanti?

Z: Nanti pada saat di Jepang, saya akan bekerja sebagai caregiver atau perawat lansia yang mana membantu mendukung kehidupan sehari-hari mereka, baik untuk makannya, pergi ke ofuro (re:tempat mandi) dan lain sebagainya.

MY: Apa saja hal-hal atau pencapaian yang ingin dicapai selama di Jepang?

Z: Karena saya ambil (bidang) caregiver, pasti tujuannya mau sampai kaigofukushishi (re:ujian nasional caregiver Jepang). Ingin terus mengembangkan skill Bahasa Jepang ya.

Kesan dan Testimoni dari Kak Zulfa tentang Belajar di AyoTG by Human Mandiri Indonesia

MY: Pesan ke diri sendiri di masa lalu?

Z: Mungkin semua keraguan yang dulu pernah dirasain tapi karena sudah dilewati akhirnya bisa tercapai sampai di titik ini.

MY: Bagaimana testimoni belajar Tokutei Ginou di HMI?

Z: Selama ini pembelajaran di HMI itu terasa menyenangkan, gitu. Walaupun mungkin waktunya cepat gitu. Tapi karena bisa belajar bareng teman-teman yang lain, sensei-nya juga suportif gitu, selalu membantu. Jadi terasa menyenangkan gitu. Nggak berasa hari-hari yang udah dilewatin tuh selama belajar di HMI.

MY: Pesan untuk yang masih ragu join HMI?

Z: Untuk teman-teman yang masih cari LPK, boleh banget untuk gabung di Human Mandiri Indonesia, karena programnya jelas, lalu tenaga pendidik dan staf-stafnya tuh terpercaya. Buat teman-teman yang mau pergi ke Jepang, boleh banget loh gabung di HMI, cek IG-nya sekarang ya.

Gimana nih ASquad, bikin jadi pengen tokutei ginou ke Jepang juga nggak setelah baca?! Buat kamu yang punya rencana ingin kerja ke Jepang, bisa banget nih daftar program persiapan tokutei ginou untuk pemula. Kamu bisa daftar walaupun belum bisa bahasa Jepang sama sekali, loh!

Percakapan MinYo dan Kak Zulfa bisa kamu lihat juga di Instagram AyoTGbyHMI maupun TikTok AyoTGbyHMI Yuk daftar sekarang dan ikuti jejak kak Zulfa kerja ke Jepang dengan visa Tokutei Ginou.

Gabung Program Persiapan Tokutei Ginou untuk Pemula dari AyoTG Human Mandiri Indonesia, karena kamu akan diajarkan bahasa Jepang dari awal. Asalkan kamu lulusan SMA / SMK sederajat, kamu bisa mendaftar apapun jurusan kamu! Segera isi form ini


ご連絡先

詳細については、直接お問い合わせください

所在地 :

Jl. Minangkabau Timur No. 17C, Pasar Manggis, Setiabudi, 南ジャカルタ, ジャカルタ, 12970

メールアドレス :

inquiry@human-ind.com

こちらのフォームからお気軽にお問い合わせください :

読み込み中
メッセージの送信中にエラーが発生しました
お問い合わせを受け付けました。順次弊社よりメールにてご連絡いたします。